Home / Investasi / Rupiah Terpuruk, Nyaris Rp 18.000 per Dolar AS

Rupiah Terpuruk, Nyaris Rp 18.000 per Dolar AS

1–2 minutes

Jakarta, 3 Juni 2026 – Rupiah terus melemah signifikan hari ini. Mata uang Garuda sempat menyentuh level Rp 17.900 hingga Rp 17.963 per 1 dolar AS. Angka ini mendekati rekor terlemah sepanjang tahun dan bikin banyak orang khawatir. Bank Indonesia langsung turun tangan dengan intervensi untuk menahan laju penurunan ini.

Dolar AS memang menguat sangat kuat di pasar global. Hal ini membuat rupiah ikut tertekan, ditambah situasi harga komoditas yang fluktuatif. Ekonom menyebut pelemahan rupiah ini bisa berdampak ke harga barang impor seperti elektronik, skincare, gadget, hingga bahan baku makanan yang beredar di pasaran.

Buat lo yang sering belanja online dari luar negeri atau lagi planning liburan ke luar, hari ini pasti terasa efeknya. harga barang impor bisa naik pelan-pelan. Situasi ini mengingatkan kita untuk lebih pintar mengatur keuangan sehari-hari.

Bagi Gen Z saat ini yang di usia 20-an, rupiah yang lemah ini jadi pengingat penting buat lo. Mulai cari side income dalam dolar, seperti freelance di Upwork atau Fiverr. Selain itu, lebih hemat dulu untuk belanja impor dan prioritaskan produk lokal yang lebih terjangkau.

Rupiah memang lagi goyang, tapi Bank Indonesia masih berusaha menjaganya. Tetap tenang, jangan panik, dan gunakan momen ini buat memperkuat literasi keuangan lo. Besok kita pantau lagi perkembangannya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *